Home / Umum / Biaya Pengesahan STNK Segera Di hapus

Biaya Pengesahan STNK Segera Di hapus

Biaya Pengesahan STNK Segera Di hapus

Kabar Surabaya – Awal bulan Januari 2017 kemarin, para pengendara kendaraan bermotor di kejutkan dengan keluarnya Peraturan Pemerintah No. 60 / 2016. Peraturan ini mengatur tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang Berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia. Poin yang saat ini di anggap memberatkan masyarakat adalah, tentang adanya biaya pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Biaya pengesahan ini adalah Rp 25.000 untuk roda dua dan Rp 50.000 untuk roda empat.

Sejatinya ada beberapa komponen yang harus di bayar oleh pengendara motor ketika akan memperpanjang STNK-nya, yaitu :

  1. Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB)
  2. Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)
  3. Biaya Administrasi STNK
  4. Biaya Administrasi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).
  5. Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ)
  6. Biaya Cetak Nomor Kendaraan (Plat nomor) untuk 5 tahun sekali.
  7. Biaya Pengesahan STNK

Baca : Surabaya Makin Lengkap Dengan Kebun Raya Mangrove Terbesar Di Dunia

Namun komponen biaya terakhir inilah yang akhirnya oleh Mahkamah Agung (MA) di batalkan. Pihak MA beralasan bahwasannya biaya pengesahan STNK ini sangat berlebihan dan dapat di kategorikan sebagai pungutan ganda. Dasar hukum yang di buat patokan oleh MA adalah Pasal 73 ayat (5) Undang-undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan. Pasal 73 ayat (5) UU 30/2014 tersebut bertertuliskan “legalisasi salinan/fotokopi dokumen yang dilakukan oleh Badan atau Pejabat Pemerintah tidak dipungut biaya.

Hal yang cukup unik dalam kasus ini adalah, bahwa yang melatar-belakangi MA mengeluarkan keputusan ini adalah peran seorang warga yang berasal dari Pamekasan-Madura. Pria yang di ketahui bernama Novel inilah yang berani menggugat Presiden Republik Indonesia.

Dalam berkas yang terdaftar, Pemohon uji materi ini adalah Moh. Noval Ibrohim Salim, beliau beralamatkan di Dusun Tlangi I, Desa Waru Barat Kecamatan Waru-Pamekasan-Jawa Timur. Dalam proses uji materi ini Noval diwakili kuasa hukum dari kantor Sholeh & Partners. Sedangkan yang merupakan termohon adalah Presiden RI yang kemudian memberikan kuasa kepada Menteri Sekretaris Negara.

Menurut Noval, pengenaan tarif pengesahan STNK ini tidak mempunyai dasar hukum dan termohon juga sama sekali tidak mempertimbangkan mengenai kondisi sosial masyarakat yang saat itu terbebani dengan biaya kenaikan bahan bakar minyak (BBM), kenaikan tarif listrik dan lain-lain.

Baca : Atlantis Land Kenjeran, Wahana Hiburan Terbaru Di Tepi Pantai Surabaya

Noval berkeberatan terhadap beberapa poin di dalam Peraturan Pemerintah No. 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia, yaitu :

  • Lampiran No. D angka 1 dan 2
  • Lampiran No. E angka 1 dan 2
  • Lampiran No. H angka 1 dan 2

Poin tersebut mengatur mengenai tarif penerbitan STNK Rp50.000 dan dengan PP tersebut diubah menejadi Rp100.000.Untuk kendaraan roda empat atau lebih dari Rp75.000 menjadi Rp200.000. Sedangkan untuk pengesahan STNK dari semula gratis menjadi dikenai tarif Rp25.000 untuk roda dua dan Rp50.000 untuk kendaraan roda empat.

Dari poin tersebut, yang dikabulkan oleh MA hanyalah sebagian, yaitu biaya pencabutan poin pengesahan STNK dari semula gratis menjadi dikenai tarif Rp25.000 untuk roda dua dan Rp50.000 untuk kendaraan roda empat. Bila ini di laksanakan maka negara akan berpotensi kehilangan pendapatan sebesar Rp 250juta/hari.

Lalu kapan keputusan MA ini akan efektif di laksanakan..?. Sri Mulyani selaku Menteri Keuangan masih akan membicarakan lebih lanjut kepada pihak Kepolisian. Hal ini di karenakan biaya pengesahan STNK masuk ke dalam kategori Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Yanuar Yudha.

About Kabar Surabaya

Check Also

roda02-tidak-boleh-lewat-ahmad-yani

Roda 2 Di Larang Masuk Jalur Utama Ahmad Yani

Roda 2 Di Larang Masuk Jalur Utama Ahmad Yani Kabar Surabaya – Dengan selesainya jalur …