Home / Kabar Surabaya / Celebration Games Persebaya Surabaya Menyisakan Kekecewaan Bagi Sebagian Suporter

Celebration Games Persebaya Surabaya Menyisakan Kekecewaan Bagi Sebagian Suporter

celebration-game-persebaya-surabayaCelebration Games Persebaya Surabaya Menyisakan Kekecewaan Bagi Sebagian Suporter

Kabar Surabaya – Perjuangan Persebaya Surabaya pada musim kompetisi 2017 iini rupanya menghasilkan prestasi yang luar biasa. Tim Persebaya Surabaya yang awalnya terseok-seok ketika di latih oleh pelatih Iwan Setiawan. Lalu menjelma menjadi tim raksasa yang di takuti oleh lawan-lawannya setelah di pegang oleh pelatih Alfredo Vera. Perjuangan Tim Persebaya Surabaya mencapai puncaknya ketika Tim Badjoel Ijo ini berhasil menjadi juara pada kompetisi Liga 2 dan berhak untuk promosi ke Liga 1 Kompetisi Indonesia.

Untuk merayakan pencapaian Persebaya Surabaya yang sangat luar biasa ini. Yaitu berhasil promosi ke Liga 1 dan berhasil menjadi Juara di Liga 2. Maka pada hari Sabtu (9/12/2017) di laksanakan Celebration games. Celebration Games ini merupakan pertandingan persahabatan yang di gelar bagi para Bonek Mania dan salah satu sahabat Persebaya Surabaya. Sahabat yang di maksud di sini adalah Tim dari PSS Sleman atau yang di juluki juga Tim Elang Jawa.

PSS Sleman ini di pilih oleh persebaya Surabaya, di karenakan solidaritasnya yang tinggi kepada Bonek Mania saat berjuang untuk mendapatkan pengakuan dari PSSI. Aksi yang di lakukan oleh Brigata Curva (sebutan bagi Suporter PSS Sleman) ini, yaitu mengadakan boikot terhadap pertandingan yang di lakukan oleh Timnya sendiri ketika menjadi tim tamu di Karawang saat bertanding melawan Persita Tanggerang. Saat itu semua BCS datang ke Kerawang namun hanya berdiri di depan pintu masuk stadion. Di situ mereka berorasi untuk mendukung perjuangan dari para Bonek Mania.

Baca : Bonek Mania Hijaukan Kota Surabaya

Meskipun hanya laga persahabatan namun suasana yang ada menjelang pertandingan sangat terasa seperti pertandingan final. Hal ini terlihat dari penjualan tiket ekonomi yang langsung ludes hanya dalam waktu 2 hari saja. Bahkan di tangan calo harga tiket bisa naik menjadi lebih dari 100 persen. Banyak dari para Bonek Mania yang harus gigit jari dan kecewa karena tidak mendapatkan tiket pada Celebration Games ini.

Kekecewaan para pendukung Persebaya Surabaya ini kian bertambah ketika akses untuk menuju Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) sangat parah. Faktor jalan yang sempit dan sedikitnya akses masuk menjadi pemicu dari kemacetan lalu lintas yang terjadi. bahkan ekor kemacetan terasa sampai ke jalan margomulyo. Hal inilah yang membuat pihak Kepolisian akhirnya membuka jalan tol untuk bisa di lewati kendaraan roda dua.

Ketika lalu lintas sudah di kondisikan, namun akses jalan GBT yang terbatas dan sempit seakan tidak mampu untuk menampung luapan dari pendukung Persebaya Surabaya. Rupanya hal ini juga di picu oleh tidak di bukanya lintasan Drag Race yang biasanya bisa di pakai untuk memarkir kendaraan para suporter. Ketika akhirnya sudah di buka, namun sudah terlambat karena kendaraan para Suporter sudah di parkir di tepi jalan akses GBT.

Karena semua akses ke GBT sudah tidak memungkinkan untuk di lewati dengan kendaraan, maka semua Suporter akhirnya melakukan jalan kali untuk dapat masuk ke stadion. Dan yang luar biasa ternyata bukan hanya suporter yang berjalan kaki. Seluruh pemain Persebaya Surabaya termasuk sang Presiden Persebaya, yaitu Azrul Ananda juga harus berjalan kaki untuk dapat masuk ke stadion GBT.

Baca : Pemutihan Pajak Kendaraan 2017 Jawa Timur Segera Di Gelar

Dan bukan Bonek jika harus menyerah dalam keadaan seperti itu. Tidak sedikit di antara mereka yang akhirnya harus mengarungi dinginnya tambak untuk masuk ke GBT. Ketika sudah sampai di depat pintu masuk, kekecewaan terus memuncak, karena ternyata tidak bisa masuk. Hal ini di sebabkan kapasitas GBT yang sudah full. Kapasitas Stadion sejumlah 55ribu orang ini benar-benar sudah tidak bisa menampung lebih banyak seporter lagi.

Lebih miris lagi ternyata pada acara Celebration Games ini ada seorang seporter yang meninggal dunia. Suporter ini berasal dari Bonek Juanda. Tentu saja ini adalah hal yang sangat menyesakkan, karena sampai ada korban jiwa akibat pertandingan sepakbola.

Pertandingan Celebration Game ini menyisakan banyak Pekerjaan Rumah bagi panitia penyelenggara dan Pemerintah Kota Surabaya, yaitu :

  1. Penyelesaian komplek GBT harus segera mungkin di kebut
  2. Perbanyak akses menuju GBT sehingga tidak menimbulkan kemacetan
  3. Sediakan tempat parkir resmi di sekitar stadion. (dengan banyaknya suporter yang hadir, tentu saja bisa di bayangkan besarnya pendapatan yang akan di peroleh Pemkot Surabaya)
  4. Perbaiki cara penjualan tiket untuk meminimalisasi gerak calo
  5. Saat ini Bonek sudah berubah, dan saatnya untuk Pemkot Surabaya mengapresiasinya. (Yanuar Yudha)

About Kabar Surabaya

Check Also

aplikasi-go-parkir-surabaya

Aplikasi Go Parkir, Solusi Mencari Slot Parkir Dari Rumah

Aplikasi Go Parkir, Solusi Mencari Slot Parkir Dari Rumah Kabar Surabaya – Seiring dengan bertambahnya …