Home / Kabar Surabaya / E-KTP Belum Jadi, Mengapa?

E-KTP Belum Jadi, Mengapa?

ktp-elektronik-habis-tidak-perlu-di-perpanjangE-KTP Belum Jadi, Mengapa?

Kabar SurabayaE-KTP Belum Jadi, Mengapa? – Tahukah Anda kalau pada 1 Maret 2016 mendatang nanti, warga kota Surabaya di wajibkan untuk memiliki E-KTP. Kalau belum memiliki KTP elektronik maka akan di kenakan denda sebesar Rp 50.000 jika terjaring pada operasi yustisi. Sebenarnya peraturan mengenai denda tersebut sudah di sosialisasikan sejak tahun lalu. Dan pengenaan denda akan di berlakukan pada 1 Januari 2016. Namun karena masih banyak warga yang terhambat dalam proses pengurusan KTP Elektronik ini, maka Pemkot Surabaya sepakat menundanya hingga 1 Maret 2016.

Baca : Dispendukcapil Overload, Aturan Pengurusan E KTP Diubah

Proses pembuatan E-KTP ini sebenarnya cukup mudah. Warga tinggal datang ke kantor kecamatan setempat untuk melakukan perekaman data, lalu tinggal menunggu KTP Elektroniknya jadi. Namun pada kenyataannya saat ini sudah banyak warga yang sudah melakukan proses perekaman data untuk E-KTP, tetapi KTP Elektronik-nya tidak kunjung jadi. Bahkan kebanyakan mereka sudah menunggu lebih dari setahun, terus bolak – balik ke kecamatan, kata petugas kecamatan E-KTP belum jadi. Hal inilah yang akhirnya membuat kebanyakan warga kecewa dan ogah untuk mengurus lagi. Rupanya kesiapan sistem dan prosedur yang masih kurang menjadi salah satu faktor penghambat proses pembuatan E-KTP.

Ada 2 sebab mengapa E-KTP belum jadi sampai bertahun-tahun lamanya , yaitu :
1.   Perlu perekaman data ulang
2. Terdapat Nomor Induk Kependudukan (NIK) Ganda, biasanya hal ini terjadi karena NIK warga yang bersangkutan telah terdaftar di kota lain.

Untuk melakukan pengecekan data ini, warga bisa melakukan pengecekan sendiri dengan cara yang mudah. Pengecekan bisa dilakukan dengan cara masuk ke website Dispendukcapil Kota Surabaya. Lalukan pengecekan apakah nama kita sudah masuk ke data rekam dengan memilih nama Kecamatan dan Kelurahan tempat tinggal. Link Dispendukcapil tersebut adalah http://dispendukcapil.surabaya.go.id/sudah_rekam_ektp/. Apabila nama kita sudah terdaftar , maka kita tinggal datang ke kantor Kecamatan untuk meminta surat pengantar permohonan cetak E-KTP. Lalu petugas Dispendukcapil akan mengambil setiap harinya surat tersebut di tiap Kecamatan. Proses pencetakan E-KTP berlangsung kurang lebih 3 hari. E-KTP yang sudah jadi akan dikirim kembali oleh petugas Dispendukcapil ke kantor Kecamatan. Warga tinggal mengambil E-KTP yang sudah jadi ke Kecamatan masing-masing.

Baca : Mengurus Perpanjangan SIM Surabaya Di Taman Bungkul

Untuk penyelesaian kasus karena adanya proses perekaman yang belum beres. Seperti data rekam belum masuk dan data rekam ganda, warga juga tinggal mendatangi Kecamatan untuk melakukan verifikasi data rekam. Kemudian warga akan dibuatkan cetak E-KTP nya dengan prosedur yang sama seperti kasus diatas.

Perkiraan waktu yang menjadi target Dispendukcapil mulai warga datang ke Kecamatan sampai ambil E-KTP di kecamatan adalah 7 hari kerja. (Yanuar Yudha)

 

About Kabar Surabaya

Check Also

suroboyo-bus-bayar-pakai-sampah

Risma Mulai Melatih Warga Surabaya Untuk Beralih Ke Transportasi Umum

Risma Mulai Melatih Warga Surabaya Untuk Beralih Ke Transportasi Umum Kabar Surabaya – Saat ini …