Home / Wisata / Kampung Tempe Unggulan di Surabaya

Kampung Tempe Unggulan di Surabaya

kampung-tempe-surabayaKampung Tempe Unggulan di Surabaya

Kabar SurabayaKampung Tempe Unggulan di Surabaya – Sajian olah kedelai berupa Tahu dan tempe memang telah dikenal sebagai kuliner khas Indonesia, terutama tempe. Kemasannya di buat beragam, mulai dari plastik sampai kemasan kaleng. Kemasan kaleng ini berfungsi untuk melindungi tekstur dan bentuknya agar tetap utuh ketika dikirim ke konsumen. Hal ini di maksudkan agar tempe tetap bisa dinikmati seperti bentuk tempe pada umumnya yang di jual di Indonesia.

Sebagai kudapan favorit orang Indonesia, sentra pembuatan tempe hampir bisa ditemukan di setiap pelosok daerah. Tak terkecuali di kota Pahlawan ini.  Salah satu lokasi pembuatan tempe terbesar di Kota Surabaya ini berada di Kawasan Tenggilis. Lokasinya berada di Jl. Tenggilis Kauman, Surabaya. Lebih dari 200 produsen tempe mentah yang berada di Tenggilis, namun hanya kurang lebih 30 pengrajin yang aktif dalam binaan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Surabaya. Keberadaan produsen tempe menyebar di beberapa gang di wilayah Tenggilis. Usaha pembuatan tempe di Kampung Tempe Surabaya ini tumbuh subur dikarenan merupakan usaha turun temurun dari generasi sebelumnya.

Baca : Berburu Kuliner Dan Oleh-oleh Khas Kenjeran Surabaya

Saat pertama memasuki kampung tempe ini, kita akan disambut dengan deretan mural tembok tentang tempe yang berwarna-warni. Gambaran Mural-mural tersebut menjelaskan bahwa tempe sudah menjadi makanan favorit bagi banyak orang di Indonesia. Ada juga yang menggambarkan tentang Kampung Tempe yang ikut aktif untuk mendukung kelestarian kampung di Surabaya. Terakhir adalah gambar yang menjelaskan tempe yang mendunia dan gambaran lain yang menarik perhatian pengunjung yang datang ke Kampung Tenggilis ini.

Semua produksi tempe di kampung ini adalah pesanan para distributor tempe yang ada di pasar-pasar. Sehingga kita tidak bisa membeli produk tempe secara ecer disini. Para produsen tempe disini sudah memilik pelanggan tetap untuk menjaul produk tempenya. Setiap harinya para produsen membuat sekitar 3 kuintal tempe mentah.

Dulunya para produsen tempe di kawasan Tenggilis mencuci kedelainya di sungai. Namun seiring dengan berjalannya waktu, sungai di daerah Tenggilis ini airnya sudah tidak jernih lagi. Saat ini sungai tersebut sudah tercemar dengan limbah rumah tangga. Dengan adanya pendampingan yang dilakukan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Surabaya, para produsen tempe kini telah beralih menggunakan air bersih. Mereka mendapat pembinaan mulai dari proses pembuatan tempe yang baik dan sehat, juga mendapat bantuan peralatan pendukung.

Baca : Legitnya Tahu Tek, Makanan Khas Surabaya

Proses dari pembuatan kedelai ini dicuci terlebih dahulu sampai menjadi tempe, yaitu selama empat hari dan empat malam. Mulanya, kedelai dicuci hingga bersih dan terpisah dari biji-bijian selain kedelai, kemudian direbus untuk menghilangkan kotoran dan bakteri. Lalu, kedelai yang telah bersih direndam semalaman. Setelah kulit kedelai di rasa cukup lunak, baru kedelai kemudian dikupas dan dicuci kembali hingga bersih, lalu diberikan ragi tempe dan didiamkan selama 2 malam. Proses cetaknya sendiri cukup cepat. Tempe yang sudah jadi ini ada yang dibungkus dengan daun pisang dan dibungkus dengan plastik. Setelah terbungkus rapi akhirnya dibawa oleh penjual tempe yang kemudian menjualnya ke konsumen.

Dulu, sisa produksi tempe yang tidak terjual/terambil oleh penjual tempe akhirnya terbuang begitu saja. Untuk mengatasi hal tersebut para produsen mulai berpikir untuk mengolah tempe yang tidak terjual tersebut, salah satunya adalah produk keripik tempe yang saat ini sudah menyebar di beberapa pusat oleh-oleh di Surabaya. Setelah dibuat camilan keripik tempe dan olahan lainnya, sisa-sisa tempe tersebut malah bisa menghasilkan uang.

Para produsen tempe di kampung Tenggilis ini masih terus berinovasi untuk melestarikan dan memajukan kampungnya supaya menjadi kampung tempe terbaik. Produktivitas sajian tempe di Kampung Tempe ini masih akan tetap berlanjut ke lintas generasi berikutnya. kampung Tempe Surabaya ini memang menjadi contoh unggulan inovasi daerah bagi kampung-kampung lainnya di Indonesia. Diharapkan produk olahan tempe seperti keripik tempe bisa menjadi ikon oleh-oleh khas kota Surabaya. Karena selama ini keripik tempe yang terkenal masih dari Malang. (Yanuar Yudha)

About Kabar Surabaya

Check Also

atalantis-land-kenjeran-surabaya-a

Atlantis Land Kenjeran, Wahana Hiburan Terbaru Di Tepi Pantai Surabaya

Atlantis Land Kenjeran, Wahana Hiburan Terbaru Di Tepi Pantai Surabaya Kabar Surabaya – Kemanakah warga …