Home / Kabar Surabaya / Kebun Raya Mangrove Surabaya Akan Di Mulai dari Surabaya Timur

Kebun Raya Mangrove Surabaya Akan Di Mulai dari Surabaya Timur

kebun-raya-mangrove-surabaya-2Kebun Raya Mangrove Surabaya Akan Di Mulai dari Surabaya Timur

Kabar Surabaya – Kota Surabaya semakin serius dalam menggarap destinasi wisatanya. Potensi demi potensi yang ada di seluruh pelosok Kota Pahlawan ini di inventarisir dengan sangat cermat. Langkah ini di harapkan dapat membawa nama Kota Surabaya hingga ke kancah dunia. Meskipun Kota Surabaya identik dengan hawa panasnya, namun beragam potensi wisata alamnya sangat menarik untuk di kunjungi. Seperti beragam taman-taman kota, pantai kenjeran lama, kawasan mangrove dal lain sebagainya. Kesemuanya itu bisa di nikmati masyarakat secara gratis.

Saat ini Tri Rismaharini selaku Walikota Surabaya sedang menggodok pembangunan Kebun Raya mangroove. Hal ini sudah di lakukan dengan serius. Tidak main-main, Pemerintah Kota Surabaya bahkan sudah meminta kajian dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk meminta kajian lebih lanjut.

Baca : Jelang Ramadhan, Terminal Purabaya Pasang CCTV

Nantinya Kebun Raya mangrove ini akan membentang dari kawasan Rungkut Wonorejo hingga kawasan Gunung Anyar Kota surabaya. Di wilayah Gunung Anyar sendiri, saat ini terdapat 2 kawasan Mangrove. Lokasi mangrove pertama berada di dekat dengan bangunan  rumah susun Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan lokasi mangrove kedua berada di RW1 di dekat dengan jalan menuju Tol Waru – Juanda. Keduanya ini berada di Kelurahan Gunung Anyar tambak Surabaya. Sedangkan di kawasan Rungkut berada di daerah Wonorejo. Di kawasan inilah keberadaan wisata mangrove ini sudah terlihat tertata dengan baik.

Dari ketiga lokasi wisata mangrove ini, hanya yang berada di Gunung Anyar dekat tol Waru – Juanda yang terlihat masih lebih natural. Di sini memang penataannya belum begitu rapi, namun jika kita melihat kelebatan pohon bakau yang ada serta banyaknya fauna yang sering muncul, bisa di bilang ini masih seperti hutan yang belum terjamah. Aneka ragam burung, kera ekor panjang, biawak serta ular adalah binatang yang akan biasa kita temui jika kita berkunjung di kawasan ini. Hal ini semakin lengkap dengan adanya dermaga lokal para nelayan pencariikan yang ada di tempat ini. Biasanya pra nelayan ini pulang melaut pada pukul 9 atau 10 pagi dengan beragam hasil tangkapannya. Kita bisa membeli hasil tangkapan nelayan tersebut secara langsung, tentunya produknya masih segar dan harganya juga murah.

Lokasi wisata mangrove ini merupakan kerjasama antara masyarakat sekitar dengan di bantu oleh CSR dari PLN. Wisata mangrove ini di kenal dengan nama Wonowisata Bintang Mangrove. Di kawasan inilah nantinya yang akan menjadi salah satu pintu dari Kebun Raya Mangrove ini.

Baca : Polisi Suroboyo Mulai Sobo Kelurahan

Dengan adanya konsep Kebun Raya Mangrove ini maka kawasan mangrove di Kota Surabaya akan menjadi satu kesatuan. Kedepannya Pemerintah Kota Surabaya juga akan mengembangkan konsep-konsep wisata apa saja yang bisa menjadi penunjang dari Kebun Raya Mangrove ini.

Menanggapi adanya rencana pembangunan Kebun Raya Mangrove ini masyarakat yang tinggal di kawasan Wonowisata Bintang mangrove ini berharap mereka juga di libatkan. Hal ini di karenakan mereka juga berharap agar lokasi dermaga rakyat yang ada di kawasan tersebut tidak di hilangkan.

Kedepannya kawasan Kebun Raya Mngrove ini di harapkan dapat menjadi destinasi wisata unggulan yang berbasis pendidikan alam. Selain itu dengan adanya banyak pengunjung, di harapkan juga akan membantu meningkatkan perekonomian dari warga sekitar. (Yanuar Yudha)

#VlogKimsby #sapawargaSby #Surabaya

About Kabar Surabaya

Check Also

suroboyo-bus-bayar-pakai-sampah

Risma Mulai Melatih Warga Surabaya Untuk Beralih Ke Transportasi Umum

Risma Mulai Melatih Warga Surabaya Untuk Beralih Ke Transportasi Umum Kabar Surabaya – Saat ini …