Home / Kabar Surabaya / Masih Ingatkah Dengan Gedung Srimulat Surabaya?

Masih Ingatkah Dengan Gedung Srimulat Surabaya?

gedung-srimulat-surabayaMasih Ingatkah Dengan Gedung Srimulat Surabaya?

Kabar SurabayaMasih Ingatkah Dengan Gedung Srimulat Surabaya? – Srimulat Surabaya pernah menjadi grup komedi rakyat yang amat Berjaya, tidak hanya di kota surabaya tetapi juga sangat terkenal hingga ke luar Jawa Timur. Srimulat juga pernah membuat Taman Hiburan Rakyat di kota Surabaya sampai pada tahun 1990-an selalu semarak pengunjung.

Pementasan srimulat pernah membuat Gedung Srimulat di Taman Hiburan Rakyat (THR) Surabaya dipenuhi penonton. Jika diibaratkan seperti gula yang manis, Srimulat saat itu menjadi buruan para penggemarnya. Kepopuleran Srimulat juga berimbas ke kawasan Taman Hiburan Rakyat (THR) Surabaya. kompleks Taman Hiburan Rakyat (THR) Surabaya yang terletak di Jalan Kusuma Bangsa, selalu terang di malam hari karena lampu-lampu yang dipasang di atap gedung pertunjukan itu dinyalakan semuanya.

Seiring berjalannya waktu, sinar Srimulat kemudian meredup. Sedihnya, grup komedi rakyat yang dibentuk oleh Teguh Slamet Rahardjo pada tahun 1950 ini pernah diminta oleh pengelola Taman Hiburan Rakyat (THR) Surabaya agar mengosongkan Gedung Srimulat di THR Surabaya pada sekitar pertengahan tahun 2007. Alasannya lantaran Srimulat sepi aktivitas. Pada masa itu Srimulat di Taman Hiburan Rakyat (THR) Surabaya mengalami masa surut. Dan juga sempat vakum.

Baca : Kampung Lontong, Denyut Nadi Warga Banyu Urip Lor

Meredupnya sinar Srimulat ternyata juga dialami oleh grup kesenian tradisional yang memiliki gedung pertunjukannya di Taman Hiburan Rakyat (THR) Surabaya. pergelaran wayang orang di Gedung Pringgodani Taman Hiburan Rakyat (THR) Surabaya pernah diminati banyak penonton. Nasib kesenian tradisional dan Taman Hiburan Rakyat (THR) Surabaya ini mengalami masa-masa sulit. Sehingga pendiri sanggar Seni Putra Taman Hirra bertahan menghidupkan salah satu gedung pertunjukan di Taman Hiburan Rakyat (THR) Surabaya. salah satunya dengan menghadirkan pergelaran wayang orang dan juga ketoprak bersama seniman lainnya.

Redupnya “nasib” Srimulat ataupun wayang orang dan ketoprak serta ludruk di THR Surabaya, juga terasa dari suasana kawasan Taman Hiburan Rakyat (THR) Surabaya sendiri. Gedung-gedung pertunjukan yang dibangun di area kompleks Taman Hiburan Rakyat (THR) Surabaya itu nyaris sepi dari aktifitas kesenian. Taman Hiburan Rakyat (THR) Surabaya yang berada di belakang Hi-tech mall Surabaya gedung pusat perbelanjaan komputer dan peralatan elektronik ini juga sepi dari pengunjung.

Setidaknya terdapat empat gedung pertunjukan di Taman Hiburan Rakyat (THR) Surabaya. Yaitu gedung untuk Srimulat, ketoprak dan wayang orang serta wayang kulit. Selain itu juga terdapat bangunan joglo yang merupakan gedung terbuka. Taman Hiburan Rakyat (THR) Surabaya dilengkapi taman dan panggung hiburan. Meskipun Taman Hiburan Rakyat (THR) Surabaya tidak lagi ramai pengunjung, tapi beberapa seniman yang tinggal di THR Surabaya mengaku masih bertahan tinggal disana karena mereka ingin tetap menjaga kehidupan seni tradisional. Selain dengan mengandalkan sanggar keseniannya, beberapa seniman kesenian tradisional itu juga membuka usaha penyewaan busana tari.

Baca : Rumah Bahasa Surabaya, Sarana Belajar Bahasa Asing Gratis

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya masih memperhatikan Taman Hiburan Rakyat (THR) Surabaya sebagai asset kota. THR Surabaya merupakan pusat kesenian dan komunitas kesenian terutama kesenian tradisional di Surabaya. Pemkot Surabaya turut membinan sanggar dan kelompok kesenian yang ada di Taman Hiburan Rakyat (THR) Surabaya. sebagai upaya dalam melestarikan dan mengembangkan kesenian. Pemkot juga memberikan anggaran dana pembinaan ke sanggar-sanggar tersebut.

Optimalisasi kawasan Taman Hiburan Rakyat (THR) Surabaya sebagai kampung seni mengalami kendala, antara lain menyangkut pengelolaan kawasan THR Surabaya. Pemkot Surabaya masih terikat kontrak mengenai pengelolaan lahan dengan pengembang yang membangun pusat perbelanjaan computer dan peralatan elektronik di depan THR Surabaya. Taman Hiburan Rakyat (THR) Surabaya perlu ditata kembali dan pengelolaannya perlu dibenahi agar THR Surabaya menjadi kampung seni di kota Surabaya kembali menarik. (Rizki Rahmadianti)

About Kabar Surabaya

Check Also

suroboyo-bus-bayar-pakai-sampah

Risma Mulai Melatih Warga Surabaya Untuk Beralih Ke Transportasi Umum

Risma Mulai Melatih Warga Surabaya Untuk Beralih Ke Transportasi Umum Kabar Surabaya – Saat ini …