Home / Kabar Surabaya / Masjid Al_Muslimun Laksanakan Qurban Berbasis Teknologi

Masjid Al_Muslimun Laksanakan Qurban Berbasis Teknologi

hari-raya-qurban-hari-raya-qurban-tanggalMasjid Al_Muslimun Laksanakan Qurban Berbasis Teknologi

Kabar Surabaya – Masjid Al_Muslimun Laksanakan Qurban Berbasis IT – Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwasannya pada tanggal 1 September 2017 kemarin seluruh umat Muslim di dunia merayakan hari Raya Idul Adha. Pada hari raya tersebut, setiap muslim yang merasa mampu akan di wajibkan untuk melakukan penyembelihan hewan qurban. Hewan qurban yang di sembelih ini bisa berupa sapi ataupun kambing. Karena hari raya Idul Adha tahun ini jatuh pada hari Jum’at, maka ada sebagian umat muslim yang melakukan penyembelihan hewan qurban pada hari Sabtu. Hal ini di karenakan waktu penyembelihan yang tidak mencukupi bila di lakukan pada hari Jum’at. Sebab pada hari Jum’at umat muslim juga harus melaksanakan ibadah Sholat Jum’at pada waktu Dhuhur.

Keadaan ini juga terjadi di Masjid Al Muslimun yang berlokasi di Perumahan Rungkut Barata Kota Surabaya. Para Takmir masjid yang terletak di Kecamatan Gunung Anyar ini sepakat untuk melaksanakan penyembelihan pada hari Sabtu. Pemilihan penyembelihan pada hari Sabtu ini di karenakan jumlah hewan qurban yang lumayan banyak. Pada hari Raya Qurban tahun ini, pihak Takmir Masjid Al Muslimun menerima hewan qurban sebanyak 20 ekor sapi dan 50 ekor kambing. Dengan jumlah sebanyak ini tentunya tidak akan mencukupi waktunya bila harus di lakukan pada hari Jumat.

Baca : Tekan Kecelakaan Lalu Lintas, Surabaya Segera Terapkan Tilang Online

Untuk melakukan penyembelihan hewan qurban ini pihak Takmir Masjid Al Muslimun melakukan sistim penyembelihan yang terintergrasi. Dimana hal ini di lakukan agar proses penyembelihan hewan qurban dapat berjalan dengan baik, cepat dan aman. Untuk menunjang hal ini maka pihak Takmir Masjid menggunakan berbagai peralatan berbasis teknologi, seperti penggunaan Layar LCD berukuran besar untuk memantau kondisi lapangan serta pendirian pos komando yang di gunakan sebagai pusat koordinasi. Untuk para kru yang bertugas di lapangan di ambil seluruhnya dari para anggota remaja masjid (Remas) Masjid Al Muslimun sendiri.

Demi mensukseskan acara penyembelihan hewan qurban ini, maka dihalaman timur masjid Al Muslimun telah di dirikan tenda berukuran besar. Di dalam tenda tersebut telah terbagi-bagi menjadi beberapa divisi. Mulai dari Divisi penyembelihan sapi yang terdiri dari 3 line penyembelihan. Khusus untuk penyembelihan sapi, telah dibangunkan sistim pembuangan darah yang terintergrasi dengan selokan yang ada. Hal ini agar darah yang keluar bisa langsung di bersihkan dengan cepat sebelum di gunakan untuk proses penyembelihan selanjutnya. Untuk divisi penyembelihan hewan kambing di laksanakan di depan masjid Al-Muslimun. Penyembelihan ini langsung di barengi dengan pengulitan dan pelepasan “jeroan” dari masing-masing hewan qurban. Khusus jeroan ini kemudian di bawa dengan menggunakan pickup untuk di cuci dan di kukus.

Dari ke dua divisi penyembelihan ini, hewan qurban yang telah di kuliti langsung di bawa ke bagian pengirisan daging. Di sini daging berukuran besar akan di ambil terlebih dahulu. Setelah itu bagian tulang akan di pisahkan menjadi tulang iga, tulang kaki dan tulang besar lainnya. Kemuadian bagian ini di kumpulkan dan di timbang kembali. Di area ini inspeksi kesehatan yang di lakukan oleh tim Kedokteran Universitas Airlangga ber-aktivitas. Mereka memeriksa satu-persatu kondisi kesehatan dari daging ternak yang akan di bagikan. Terutama pada bagian hati dan limpa. Proses distribusi daging akan di teruskan jika telah lolos dari pemeriksaan tim kesehatan ternak ini.

Baca : Surabaya Great Expo 2017, Sajikan Ratusan Produk Asli Surabaya 

Dari bagian penimbangan, daging dan tulang akan di cacah menjadi ukuran yang lebih kecil. Di bagian inilah yang paling banyak memerlukan personel. Tidak kurang dari 20 orang pria yang di butuhkan untuk memotong tulang sapi dan kambing. Dan lebih dari 20 orang wanita yang terdiri dari ibu-ibu pengajian yang bertugas untuk memotong daging untuk kemudian di masukkan ke dalam kantong plastik. Dari kantong plastik inilah daging dan tulang yang telah tercacah langsung di bagikan kepada yang berhak. Biasanya langsung di distribusikan ke panti asuhan, pemukiman miskin, fakir miskin dan sebagian tentu saja kepada para pemilik hewan qurban itu sendiri.

Dengan sistim yang terintegrasi ini, pembagian hewan qurban bisa terlaksana dengan baik dan bisa selesai tepat pada pukul 15.00wib. Karena di anggap sukses, maka penyembelihan hewan ternak berbasis teknologi ini akan di gunakan lagi pada tahun – tahun berikutnya. (Yanuar Yudha)

About Kabar Surabaya

Check Also

Unjuk-Rasa-Sopir-Angkutan-Kota

Kekompakan Pemkot Dan Warga Kota Surabaya Teruji Pada Saat Unjuk Rasa Sopir Angkutan Kota

Kekompakan Pemkot Dan Warga Kota Surabaya Teruji Pada Saat Unjuk Rasa Sopir Angkutan Kota Kabar …