Home / Umum / Meski Bukan Masuk Kewenangannya, Risma Angkat 1.000 Ton Lumpur

Meski Bukan Masuk Kewenangannya, Risma Angkat 1.000 Ton Lumpur

saluran-air-surabayaMeski Bukan Masuk Kewenangannya, Risma Angkat 1.000 Ton Lumpur

Kabar Surabaya – Meski Bukan Masuk Kewenangannya, Risma Angkat 1.000 Ton Lumpur – Bencana banjir yang sempat menggenangi kawasan Surabaya Barat rupanya membuat Walikota Surabaya Tri Rismaharini tidak bisa tidur dengan nyenyak pada malam hari. Saat ini Pemerintah Kota Surabaya berusaha untuk terus melakukan normalisasi semua sungai yang ada di wilayahnya. Termasuk pada sungai yang membelah kawasan Surabaya Barat yaitu Kali Makmur.

Baca : Call Center 031-5351314 Untuk Tanggap Darurat Bencana

Kali makmur ini adalah sungi yang bermuara di Kali Surabaya. Berdasarkan data yang di rilis oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Pematusan (DPUBMP) Kota Surabaya, Kali makmur ini sudah pernah di keruk sejak bulan januari lalu. Hasilnya sebanyak ratusan ton endapan lumpur diangkat setiap harinya. Pengerukan Kali Makmur ini di pergiat lagi, karena hanya sungai ini, satu-satunya sungai yang menjadi tumpuan akhir untuk pembuangan air yang berlimpah. Apabila aliran sungai ini terganggu maka bisa di pastikan kawasan di sekitarnya akan terjadi banjir. Seperti halnya banjir yang menenggelamkan beberapa kawasan elit yang ada di daerah wiyung beberapa waktu yang lalu.

Sebenarnya kewenangan kali Makmur bukanlah kewenangan dari Pemerintah Kota Surabaya, melainkan kewenangan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas. Namun karena yang menjadi korban adalah warga Kota Surabaya, maka Pemkot tidak bisa tinggal diam. Bahkan pada pengerukan yang di lakukan pada Minggu (28 Februari 2016) lalu di pimpin langsung oleh Walikota Surabaya Tri Risma Harini. Pengerjakan pengerukan sungai ini lantas berlanjut ke kawasan Gubeng. Di sini dua unit eskavator bahu-membahu mengeruk saluran air yang terletak di sisi timur SMAN 29 Surabaya. Hasilnya, sangat mencengangkan, selain sampah plastik , di saluran air ini juga di temukan sampah dalam ukuran besar, seperti kasur dan lain sebagainya.

Baca : Pemkot Surabaya Tolak Pengajuan Saluran Oleh Warga Lewat Musrenbang

Yang perlu di tingkatkan di sini adalah kesadaran waga Kota Surabaya agar bisa membuang sampah pada tempatnya. Karena selain curah hujan yang tinggi, saluran mampet karena sampah adalah salah satu penyebab terjadinya banjir di Kota ini. (Yanuar Yudha)

About Kabar Surabaya

Check Also

Ekspedisi-Mahanugra-I-2018

Calon Guru Besar ITS Pimpin Ekspedisi Mahanugra I/2018

Calon Guru Besar ITS Pimpin Ekspedisi Mahanugra I/2018 Kabar Surabaya – Sabtu pagi 27 Januari …