Home / Sejarah / Misteri Bunker Belanda di Surabaya

Misteri Bunker Belanda di Surabaya

misteri-bunker-belanda-di-surabayaMisteri Bunker Belanda di Surabaya

Kabar SurabayaMisteri Bunker Belanda di Surabaya – Kota Surabaya adalah kota yang penuh dengan nuansa heroik perjuangan para Pahlawan. Kota Surabaya pernah nyaris rata oleh tanah saat di gempur oleh pasukan Sekutu di tahun 1945. Para birokrat Belanda juga sudah pernah menjadi pemimpin birokrasi di kota ini. Maka tidaklah heran, di kota yang berhawa panas ini, banyak terdapat peninggalan bagunan-bangunan Belanda dengan arsitektur gaya Eropa-nya yang khas. Hal yang menarik untuk di pahami dalam struktur bangunan kuno peninggalan Belanda ini adalah faktor kekokohannya yang bagus. Saat ini masih banyak terdapat bangunan peninggalan Belanda yang tetap berdiri dengan kuat seperti aslinya. Coba tengok saja bangunan yang ada di kawasan Surabaya di daerah Tugu Pahlawan atau Bendungan Jagir yang saat ini masih berfungsi dengan baik.

Sebagai kota yang mengalami kejamnya Perang Dunia Pertama dan Kedua, maka tidaklah mengherankan bila di Kota Surabaya ini juga banyak di temui bangunan-bangunan sisa-sisa pertempuran perang. Sebut saja benteng perang dan bunker yang di gunakan sebagai tempat perlindungan. Bahkan dalam suatu literatur yang terdapat di Balai kota Surabaya, pada sekitar tahun 1942 telah di bangun sebanyak 257 bunker yang tersebar pada bangunan-bangunan yang ada kota Surabaya ini. Namun sayangnya dari 257 bunker yang ada hanya ada beberapa saja yang saat ini sudah di temukan keberadaannya.

Baca : Sepenggal Cerita, Sejarah Gerbong Maut Di Surabaya

Beberapa bunker Belanda di Surabaya yang pernah di lacak dan di ketahui keberadaaannya adalah :

1. Bunker Jalan Rajawali
Keberadaan bunker Rajawali ini terletak di bagian belakang dari bangunan tua yang saat ini di gunakan sebagai kantor dari Korp. Cacat Veteran Republik Indonesia. Penampakan dari bunker ini berbentuk persegi panjang dengan sisi ukuran 8 meter x 8 meter dan tinggi 2.5 meter. Di sisi utara terdapat satu pintu baja, dengan lubang udara/ventilasi yang berukuran 30 cm.
Bunker ini memiliki pintu masuk berupa jebakan untuk berjaga-jaga apabila ada musuh yang akan memasuki ke dalam bunker tersebut. Jebakan pada Bunker ini berbentuk pintu masuk yang berbentuk mirip huruf L. Ketebalan dinding bunker ini 80 cm yang terbuat dari beton, sehingga aman apabila ada serangan dari pesawat terbang. Bunker yang terdapat di Jalan Rajawali ini mempunyai sistim kedap suara. Artinya dari dalam bunker kita akan bisa mendengar suara dari luar. Namun yang di luar tidak bisa mendengar suara dari dalam bunker.

2. Bunker Jalan Krembangan Besar
Bentuk Bunker di Jalan Krembangan Besar ini mempunyai bentuk bulat dengan ketinggian hanya 1 meter saja. Dengan tinggi yang hanya 1 meter, bagi yang ingin memasukinya tentu saja harus merunduk. Bunker ini memiliki tebal dinding dan atap sebesar 80cm dan hanya muat untuk 6 orang saja dalam posisi jongkok. Saat ini Bunker ini di larang di masuki, karena di dalamnya banyak terdapat ular berbisa.

Baca : Museum Bank Indonesia Surabaya, Saksi Sejarah Perbankan Indonesia

3. Bunker di Markas Koarmatim Surabaya
Bunker Belanda di Surabaya ini berada dalam markas Komando Armada RI di Kawasan Timur (Koarmatim) Angkatan Laut – Dermaga Ujung Kota Surabaya. Bentuk dari bunker ini seperti ujung peluru, namun bangunan kuno ini sejak dulu juga di kenal dengan nama roti manis. Apa mungkin bentuk roti manis pada jaman Belanda seperti ini ya…?.
Bangunan Bunker ini mulai di bangun Belanda sejak tahun 1939, untuk melindungi serangan dari negara jepang yang merupakan sekutu dari jerman. Tidak hanya satu, ternyata di kawasan ini terdapat 3 bangunan serupa dengan jarak 100 meter. Konon antara bangunan satu denganbangunan yang lain saling berhubungan di bawah tanah.

4. Bunker Di Balai Kota Surabaya
Di Kantor Walikota Surabaya ternyata juga terdapat Bunker yang di bangun oleh pemerintah Belanda. Lokasi Bunker ini terletak di bawah tanah, tepat di belakang Balai Kota Surabaya. Kondisi Bunker ini selalu tertutup rapat oleh plat besi tebal sebagai pintunya. Konon bunker ini seharusnya bisa tembus hingga ke rumah dinas Walikota Surabaya, namun tertutup karena ada pembangunan jalan. Bunker ini memiliki panjang 7 meter dengan lebar 4 meter dan tinggi 3 meter. Saat ini bunker ini di gunakan sebagai tempat untuk menyimpan benda-benda kuno peninggalan Belanda, seperti perabotan kantor. Bunker ini memiliki 2 buah lorong berbentuk persegi panjang dengan ukuran 1 meter x 1 meter. Satu mengarah ke rumah dinas Walikota dan yang satu mengarah ke depan Balai Kota Surabaya.

Bunker Belanda di Surabaya ini telah di resmikan sebagai lokasi wisata heritage oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini. Bila anda mengikuti program Surabaya Heritage Track, anda akan bisa berkunjung ke dalam bunker ini. (Yanuar Yudha)

About Kabar Surabaya

Check Also

museum-tugu-pahlawan-surabaya

Museum Tugu Pahlawan Surabaya, Saksi Bisu Perjuangan Arek-Arek Suroboyo

Museum Tugu Pahlawan Surabaya, Saksi Bisu Perjuangan Arek-Arek Suroboyo Kabar Surabaya – Museum Tugu Pahlawan …