Home / Wisata / Museum Fleet House, Rekam Jejak Maritim Surabaya

Museum Fleet House, Rekam Jejak Maritim Surabaya

museum-fleet-house-surabaya-a

Museum Fleet House, Rekam Jejak Maritim Surabaya

Kabar SurabayaMuseum Fleet House, Rekam Jejak Maritim Surabaya – Surabaya dulunya dikenal sebagai kota besar sekaligus gerbang Kerajaan Majapahit yang terkonsentrasi pada Muara Kali Mas, sehingga latar belakang Kota Maritim sudah ada pada citra kota Surabaya sejak lama. Selain itu kota Surabaya juga dikenal dengan sebutan Kota Pahlawan. Karena memiliki sejarah yang sangat erat kaitannya dengan proses perjuangan memperebutkan kemerdekaan bangsa Indonesia dari penjajah.

Sangat banyak peristiwa penting dan bersejarah yang dahulu terjadi di Kota Surabaya. Peristiwa bersejarah itu membuat kota Surabaya menjelma menjadi kota wisata sejarah yang populer. Salah satu wisata sejarah yang ada yaitu wisata museum. Di Kota Surabaya saat ini telah di bangun baragam Museum. Sebut saja seperti Museum Kanker Indonesia, Museum Surabaya, Museum 10 Nopember, Museum Kematian, Museum Bank Indonesia dan masih banyak lagi lainnya. Museum ini mempunyai ciri khas tersendiri akan benda-benda bersejarah yang tersimpan di dalamnya.

Dalam upaya untuk memperkaya pengetahuan tentang sejarah TNI Angkatan Laut dari masa ke masa, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) meresmikan Fleet House sebagai museum Armada TNI AL di Komando Armatim (Koarmatim) Surabaya.

Baca : Berburu Kuliner Dan Oleh-oleh Khas Kenjeran Surabaya

Museum Fleet House ini pembangunannya dilakukan secara swadaya. Pembangunan ini di lakukan dengan memugara bekas gedung bulu tangkis yang biasa digunakan prajurit Koarmatim. Yang mendasari pembangunan museum ini adalah kebutuhan akan sarana sejarah TNI AL yang bisa divisualisasikan dan mudah dipahami oleh keluarga prajurit dan masyarakat umum. Proses pembangunan museum mulai dari perencanaan sampai selesai hanya memakan waktu kurang dari empat bulan. Keberadaan Museum ini menjadi bagian integral TNI AL dalam mewujudkan visi ‘World Class Navy’.

Museum Fleet House memiliki slogan “Historia Magista Vitae” yang bermakna sejarah adalah guru kehidupan. Di dalam museum ada berbagai macam koleksi benda-benda bersejarah dan foto-foto yang bercerita tentang keberadaan Armada RI serta perjuangannya yang dimulai sejak zaman sebelum kemerdekaan hingga saat ini. Selain itu Museum Fleet House juga memiliki teater yang digunakan untuk menyaksikan film documenter sejarah Armada dan TNI Angkatan Laut.

Di dalam Museum Fleet House ini terdapat replica patung kayu Dewarucci. Patung telanjang dada dengan cat warna emas yang biasa diletakkan di bawah bowsprit tiang cocor bagian haluan atau depan kapal. Patung Dewaruci itu hanya salah satu objek ”misterius” yang dipamerkan.

Ruang pamer Museum Fleet House didesain modern, dilengkapi benda bersejarah dan juga keterangan foto. Koleksi yang ada di museum ini berupa peralatan utama sistem persenjataan beberapa dekade dan juga catatan sejarah Armada Angkatan Laut tersaji ringkas di sini. Puluhan alutsista zaman dulu hingga saat ini ditempatkan di titik-titik strategis dalam Museum Fleet House. Diantaranya, meriam kuna yang terbuat dari bahan tembaga dan besi produksi abad ke-16 hingga abad ke-18.

Baca : Taman Kunang Kunang Surabaya, Hidupkan Suasana Malam

Koleksi lain yang ada di Museum Fleet House ini adalah beberapa peluru kendali era modern seperti senjata rudal, meriam dan juga torpedo. Serta juga ada miniatur kapal perang KRI Irian buatan Uni Soviet yang digunakan TNI AL pada tahun 1960-an. Dan juga pakaian selam klasik Angkatan Laut buatan Amerika Serikat yang memiliki berat 91 kilogram.

Dengan adanya Museum Fleet House ini pengunjung bisa mendapatkan sebuah pengalaman sekaligus pengetahuan baru. Pengunjung bisa mengetahui tentang dunia kemaritiman terutama terkait sejarah perkembangan TNI AL. Setidaknya ada empat museum yang berada di kawasan TNI Angkatan Laut. Yaitu museum Fleet House, museum Loka Jala Crana,  museum monumen Jalesveva Jayamahe (Monjaya), dan satu lagi museum Yos Sudarso. Diharapkan dengan adanya berbagai museum di kota Surabaya, menjadikan masyarakat lebih tertarik dengan sejarah Bangsa Indonesia. Museum seperti ini sangat diperlukan, sebagai sarana mengabadikan dan melestarikan perjalanan sejarah Koarmatim. Sehingga kelak dapat memajukan sektor kemaritiman Indonesia serta mampu menarik wisatawan asing untuk berkunjung ke Kota Pahlawan Surabaya. (Rizki Rahmadianti)

About Kabar Surabaya

Check Also

rumah-air-surabaya

Rumah Air Surabaya, Wisata Edukasi Pengolahan Air Sejak Jaman Belanda

Rumah Air Surabaya, Wisata Edukasi Pengolahan Air Sejak Jaman Belanda Kabar Surabaya – Rumah Air …