Home / Event / Parade Cross Culture Festival Surabaya, Meriah

Parade Cross Culture Festival Surabaya, Meriah

cross-culture-festival-surabayaParade Cross Culture Festival Surabaya, Meriah

Kabar SurabayaParade Cross Culture Festival Surabaya – Pada Minggu pagi (14/08/2016) warga Kota Surabaya yang sedang berolah raga di Taman Bungkul di kejutkan oleh adanya beberapa warna negara asing yang memakai kostum unik dari negara asalnya masing – masing. Kostum – kostum tersebut terlihat berwarna- warni mencolok dan membuat warga Surabaya semakin penasaran. Mereka mengenakan kostum lengkap dengan aksesorisnya, seperti topi besar, gitar payung dan bunga-bunga. Ternyata warna negara asing ini adalah delegasi dari Cross Culture Festival Surabaya 2016 yang akan berparade mulai dari Taman Bungkul hingga ke Balai Kota Surabaya.

Banyak warga Kota Surabaya yang sempat terkejut dengan acara Parade Cross Culture Festival Surabaya ini. Karena menurut jadwal yang telah di rilis oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya seharusnya acara akan di mulai pada sore hari pada pukul 15.30 wib di depan Tunjungan ( Museum Surabaya ). ” Loh acarane saiki tah, tak kiro engkok sore rek..( Loh acaranya sekarang toh, saya kira nanti sore) ” ujar Dony salah satu warga yang melihat kemeriahan dari Cross Culture Festival Surabaya ini.

Baca : Tanggapi Ahok, Sinyal Risma Bakal Ke Jakarta…? 

Para delegasi dari Cross Culture Festival Surabaya 2016 ini melakukan parade dari Taman Bungkul Surabaya dengan naik becak yang berhias dengan bunga – bunga cantik dan penuh warna. Tepat pukul 06.30 wib, parade dari berbagai negara ini di lepas dan di berangkatkan oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini. Peserta dari Cross Culture Festival Surabaya pada tahun 2016 ini lebih banyak dan lebih beragam. Peserta yang ikut serta berasal dari negara Amerika, Rumania, Korea ,Estonia, Polandia, Tiongkok dan Jepang. Selain dari mancanegara, kesenian dari Indonesia juga tidak ketinggalan, seperti dari Jogja, Sleman, Balikpapan dan tuan rumah Surabaya. Total peserta yang ikut adalah 187 orang dari dalam negeri dan 158 orang dari luar negeri.

Dengan menaiki becak hias para peserta di bawa menuju ke jalan Panglima Sudirman Sudirman. Tepat di Patung Karapan Sapi mereka turun dan berjalan hingga ke Tugu Bambu Runcing. Sepanjang perjalanan ke dari Taman Bungkul ke Jalan Panglima Sudirman mereka mendapatkan sambutan yang hangat dari warga Kota Surabaya yang menyemut di pinggir jalan. Bahkan tidak jarang ada warga yang nekat untuk berfoto selfie dengan para peserta delegasi. “Kapan lagi mas bisa foto sama bule yang ganteng-ganteng ” tutur Silvi warga Kertajaya yang sempat berfoto selfie dengan delegasi dari Polandia.

Setelah sampai di Tugu Bambu Runcing para delegasi saling unjuk kebolehan untuk menari dan menghibur warga Kota Surabaya. Penampilan mereka di nulai dari dari delegasi negara Amerika bagian Idaho, Amerika Serikat dengan grup American Foot-wroks dan Folk Dance pop Ensemble. Penampilan delegasi Amerika ini cukup atraktif, bahkan mereka juga mengajak warga yang menonton untuk ikut menari bersama mereka.

Baca : Bonek Dan Persebaya Surabaya Satukan Seluruh Suporter

Penampilan berikutnya dari delegasi negara Rumania, yang menampilkan Martisorul Ensemble. Setelah itu delegasi dari dalam negeri, Sleman dengan Tari Bergodo. delegasi negara Korea dengan tarian Yang Byul San & Kin heina Kyung, Delegasi negara Polandia di wakili oleh penari Polonia Folk Dance and Ensemble Song, delegasi negara Estonia dengan Folklore Society Leigarid , delegasi negara China yaang di bawakan oleh Guangzhou Group Performing Art, dan terakhir ditutup oleh tampilan dari Kota Balikpapan dengan Tari Umang dan Tari Bilau.

Cuaca yang cukup sejuk karena turunnya hujan pada dini hari membuat para peserta dan warga yang menonton bersemangat untuk larut dalam tarian-tarian yang di bawakan oleh para peserta delegasi Cross Culture Festival Surabaya 2016. Acara ini kemudian di lanjutkan pada Malam hari di G-Walk Citraland Surabaya.

Gelaran Cross Culture Festival Surabaya 2016 ini adalah gelaran kelas Internasional yang di laksanakan di Kota Surabaya setelah acara Third Preparatory Committee of the Habitat III Conference ( UN HABITAT Prepcom III ) yang di laksanakan pada bulan Juli kemarin. Walikota Surabaya Tri Rismaharini mempunyai misi khusus dalam Cross Culture Festival Surabaya 2016 ini. Yaitu ingin menunjukan kepada dunia, bahwa Kota Surabaya adalah kota yang aman dan nyaman bagi semua bangsa dan semua orang. (Yanuar Yudha)

About Kabar Surabaya

Check Also

bursa-kerja-surabaya-2

Bantu Serap Tenaga Kerja, Pemkot Surabaya Gelar Bursa Kerja 2017

Bantu Serap Tenaga Kerja, Pemkot Surabaya Gelar Bursa Kerja 2017 Kabar Surabaya – Bantu Serap Tenaga …