Home / Kuliner / Ragam Kuliner Sahur Ramadan Surabaya

Ragam Kuliner Sahur Ramadan Surabaya

kuliner-sahur-ramadhanRagam Kuliner Sahur Ramadan Surabaya

Kabar Surabaya – Ragam Kuliner Sahur Ramadan Surabaya – Telah banyak orang yang mengakui bahwa Kota Surabaya adalah kota dengan ragam 1001 kuliner. Dari jajanan khas Surabaya, makanan asli Surabaya serta camilan asli Surabaya yang legit dan menggoda, hampir semua orang pasti pernah mencobanya. Pada bulan Ramadan kali ini banyak tempat kuliner yang menyajikan ragam makanan untuk berbuka puasa yang nikmat dan lezat. Kalau tempat berbuka puasa bisa kita temui dengan mudah, lantas di manakan kita bisa menikmati ragam kuliner sahur di bulan Ramadan ini…?.

Baca : Menikmati Ke-elokan Masjid Cheng Ho Surabaya

Mencari kuliner sahur di bulan puasa ini tentunya gampang – gampang susah. Hal ini di karenakan tidak semua warung ataupun kedai makan membuka tempat usahanya hingga 24 jam. Namun..diantara beberapa tempat kuliner yang ada di Kota Surabaya ini, ternyata masih ada beberapa yang membuka layanannya hingga 24 jam. Dengan begitu kita tidak akan kesulitan untuk melakukan santap sahur dengan weenak….

Berikut beberapa rekomendasi tempat kuliner sahur yang bisa di jadikan sebagai tempat untuk santap sahur di Kota Surabaya.

1. Bubur Ayam Bang Rossi

Dingin – dingin di waktu dini hari, makan bubur ayam yang hangat pasti terasa nikmat. Biasanya pedagang bubur ayam membuka lapaknya pada pagi hari, namun tidak dengan pedagang bubur ayam yang satu ini. Bubur Ayam bang Rossi ini buka selama 24 jam non stop. Berlokasi di daerah Wiyung, bubur ayam Bang Rossi ini menghadirkan sensasi kuliner sahur yang berbeda.

Komposisi dari bubur ayam Bang Rossi ini adalah potongan cakwe, irisan telur rebus, suwiran ayam goreng, cincangan seledri, bawang goreng, kerupuk serta kuah kuning yang rasanya gurih dan lezat. Bagi yang porsi makannya banyak, bisa pesan dua porsi karena porsi yang di berikan lumayan sedikit.

2. Sop Buntut Gelora Pancasila

Kalau yang satu ini, termasuk kuliner sahur kelas berat kawan, yaitu Sop Buntut Gelora Pancasila. Sesuai dengan namanya warung Sop Buntut ini terletak di kawasan Gelora Pancasila. Sop Buntut Gelora Pancasila ini berdiri sejak tahun 1975 dengan pemilik yang bernama H.Bodri.

Baca : Legitnya Kue Rangin Surabaya

Satu Porsi kuliner sahur Sop Buntut Gelora Pancasila ini terdiri dari tulang ekor sapi berukuran lumayan besar dengan tempelan daging yang super empuk. Bahkan kita bisa memotong dagingnya hanya dengan menggunakan sendok. Rasa kuah yang gurih dan hangat akan membuat santap kuliner sahur anda pada dini hari akan semakin nikmat kawan.

3. Pecel Rawon Pucang

Sama seperi Sop Buntut, kuliner sahur Pecel Rawon Pucang ini juga termasuk dalam makanan kelas berat. Bagi yang belum pernah mencoba atau merasakan, pasti setengah heran akan namanya. Sesuai namanya bahwa Pesel Rawon Pucang ini berada di Jl. Pucang Anom Kota Surabaya. Menu yang di tawarkan oleh warung ini adalah, Nasi Campur, Nasi Pecel, Nasi Rawon dan Nasi Pecel Rawon.

Satu porsi kuliner sahur nasi Pecel Rawon ini terdiri dari nasi pecel lengkap dengan rebusan sayuran berupa kecambah dan daun kemangi yang di siram dengan bumbu pecel yang pedas. Bukan itu saja kawan, di bawah nasi pecel tersebut rupanya terdapat kuah rawon yang super legit. Sehingga membuat makanan yang satu ini kaya akan rasa.

4. Depot Gubeng Pojok

Depot yang satu ini terbilang masih satu lokasi dengan stasiun Kereta Api Gubeng – Surabaya, tepatnya di sebelah selatan stasiun Gubeng. Di sini kita bisa merasakan berbagaikuliner sahur khas Surabaya yang cenderung bercita-rasa pedas. Seperti nasi krengsengan dan ayam bakar penyet yang rasanya mantaf dan pas buat kuliner sahur. Dan satu lagi yang pasti, di sini harganya sangat terjangkau kawan. Ga bakal bikin anda mengeluarkan banyak uang untuk satu porsi makan sahur yang nikmat dan kenyang. (Yanuar Yudha)

About Kabar Surabaya

Check Also

bandeng-tanpa-duri-aw-surabaya

Bandeng Tandu AW, Santapan Bandeng Lezat Tanpa Duri

Bandeng Tandu AW, Santapan Bandeng Lezat Tanpa Duri Kabar Surabaya – Bandeng Tandu AW Santapan …