Home / Kuliner / Sarapan Wenak Di Lontong Kikil Bu Sugeng Surabaya

Sarapan Wenak Di Lontong Kikil Bu Sugeng Surabaya

lontong-kikil-bu-sugeng-surabayaSarapan Wenak Di Lontong Kikil Bu Sugeng Surabaya

Kabar SurabayaSarapan Wenak Di Lontong Kikil Bu Sugeng Surabaya – Sabtu pagi, di tengah kegiatan rutin bersepeda “pancal” ternyata cacing – cacing di perut pada berontak minta di isi sarapan.  Waktu pada jam tangan masih menunjukkan pukul 05.48 Wib. Bingung juga mau cari makanan di mana, kalau hari Minggu bisa langsung menuju ke Taman Bungkul, pasti banyak yang jual makanan. Lha kalau hari Sabtu bingung juga. Tidak terasa, ternyata laju sepeda sudah sampai ke pusat perbelanjaan AJBS. Langsung teringat sama lontong kikil Bu Sugeng Surabaya yang terletak di ruko – ruko dekat pusat perbelanjaan Carefour kawasan Ngagel.

Baca : Rawon Kalkulator, Kuliner Unik Di Taman Bungkul Surabaya

Sesampainya di sana kondisi warung yang bisa di bilang Pedagang Kaki Lima (PKL) ini, sudah sangat ramai. Hal ini lumrah, karena lontong kikil Bu Sugeng Surabaya ini buka pada 04.30 wib sampai habis. Biasanya jam 7 atau jam 8 sudah habis. Setelah memarkir sepeda, gak pakai lama langsung order satu porsi kikil hangat yang sedap di tambah sedikit tulang besar yang berisi sumsum hangat…  hmmmm.

Tidak begitu lama pesanan satu porsi lontong kikil Bu Sugeng Surabaya saya telah siap tersaji di meja. Tampilannya benar – benar menggoda, campuran lontong dan daging kikil yang di taburi bawang goreng di atasnya. Satu Porsi kikil Bu Sugeng ini lumayan banyak bagi ukuran saya, dagingnya empuk banget, terasa langsung lumer begitu di gigit. Untuk kuahnya tidak terlalu kental, rasanya tidak eneg, namun seger begitu di sruput dalam keadaan hangat. Rasa bumbu atau rempahnya terasa sangat guruh dan sedap, bisa di bilang sangat merasuk ke dalam daging. Bagi yang tidak suka lontong, Bu Sugeng juga menyediakan nasi hangat sebagai gantinya. Untuk satu porsi lontong kikil Bu Sugeng Surabaya ini di hargai dengan uang Rp 25.000. Harga ini sudah termasuk minuman teh hangat.

Baca : Bakso Klenger, Raksasanya Bakso Surabaya

Setelah satu porsi lontong kikil masuk ke perut, sekarang saatnya meng – eksekusi “balungan” atau tulang yang berisi sumum. Dengan bantuang sedotan,sumsum di dalam tulang sapi tersebut sukses di sedot masuk ke tenggorokan. Rasa sumsum yang guruh di campur dengan rempah yang ada, benar – benar membuatrusak acara olahraga pagi ini, hehe. Gimana tidak, niatnya mau membakar lemak, ini malah menimbun lemak….( Yanuar Yudha)

About Kabar Surabaya

Check Also

bandeng-tanpa-duri-aw-surabaya

Bandeng Tandu AW, Santapan Bandeng Lezat Tanpa Duri

Bandeng Tandu AW, Santapan Bandeng Lezat Tanpa Duri Kabar Surabaya – Bandeng Tandu AW Santapan …