Home / Kabar Surabaya / Serangan Tomcat Di Surabaya Mulai Mengkhawatirkan

Serangan Tomcat Di Surabaya Mulai Mengkhawatirkan

serangan-tomcatSerangan Tomcat Di Surabaya Mulai Mengkhawatirkan

Kabar SurabayaSerangan Tomcat Di Surabaya Mulai Mengkhawatirkan – Tentunya warga Kota Surabaya masih ingat akan Tomcat yang berupa hewan kecil seperti semut dengan warna orange – hitam. Dua tahun yang lalu serangan tomcat di Surabaya ini pernah membuat gempar dan heboh warga kota. Sebenarnya dampak serangan Tomcat ini tidaklah berbahaya. Namun bila kita memukul hewan tersebut dan cairan tubuhnya mengenai kulit, maka akan menyebabkan kulit kita memerah seperti bekas terbakar. Bahkan kadangkala timbul rasa perih dan panas di sekitar kulit yang terinfeksi oleh cairannya.

Baca : Membuat Perangkap Nyamuk Yang Efektif

Nah, mungkin karena lagi kangen sama warga Surabaya, saat ini Tomcat mulai muncul kembali di beberapa tempat di Kota Surabaya ini. Serangan Tomcat di Surabaya ini, sempat menimbulkan kepanikan dari warga Kota Surabaya, yang berada di daerah pinggiran. Seperti daerah Gunung Anyar, Pakal, Benowo,Tanah Merah,Rungkut Wonorejo dan Tandes. Beberapa korban bahkan sudah di bawa ke Puskesmas maupun Rumah Sakit Dr.Soetomo Surabaya untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut.

Siapakah tomcat ini sebenarnya? Tomcat masih termasuk golongan serangga yang hidup di daerah lembab. Sebetulnya tomcat ini adalah serangga sahabat petani dalam menjaga padi dari serangan hama padi. Lokasi hidup dari si tomcat ini biasanya berada di area persawahan, tepi sungai maupun daerah rawa-rawa. Berkembangnya area pemukiman dan bangunan-bangunan lainnya di Kota Surabaya yang menyebar hingga ke pinggiran menyebabkan wilayah dari tomcat ini juga mulai terganggu. Karena termasuk juga jenis serangga, begitu melihat cahaya, tomcat pasti akan mendatangi sumber cahaya tersebut. Hal inilah yang kemudian membuat tomcat mendatangi rumah-rumah penduduk yang ada di kawasan pinggiran. Dari rumah penduduk yang ada di pinggiran ini, bisa jadi tomcat terbawa hingga ke tengah kota dan menyebar di sana. Hal ini sangat mudah terjadi karena satu induk tomcat bisa mengeluarkan telur hingga 100 butir.

Baca : Indonesia Waspada Virus Zika

Apakah racun tomcat berbahaya? Racun pada tomcat ini sebenarnya tidaklah berbahaya, karena racun ini hanya menyerang pada kulit. Namun, dampak serangan tomcat ini adalah :

  1. Kulit akan melepuh seperti luka bakar
  2. Kulit akan terasa gatal
  3. Pada akhirnya akan keluar dari kulut yang terkena serangan

Untuk memberikan pertolongan pertama pada penderita. Langkah yang terbaik adalah dengan mencuci bagian kulit yang terserang dengan sabun yang kemudian di bilas dengan air bersih mengalir. Setelah itu oleskan salep yang bisa anda tanyakan dan beli di apotek terdekat.

Untuk mencegah serangan Tomcat ini, berikut ada beberapa langkah-langkah yang bisa di terapkan.

  1. Matikanlah lampu ruangan, sebelum anda menutup jendela.
  2. Apabila terdapat serangga ini di dalam rumah, jangan di pukul. Karena cairan di dalam tubuhnya akan keluar dan mengakibatkan luka pada kulit.
  3. Gunakanlah obat serangga untuk membunuh tomcat
  4. Sediakan selalu salep kulit untuk memberikan pertolongan pertama, selanjutnya segera bawa penderita ke puskesmas atau dokter terdekat
  5. Apabila serangan pada rumah dan sekitar tempat tinggal anda semakin banyak. Maka anda bisa menghubungi Dinas Pertanian Kota Surabaya untuk penanganan lebih lanjut. (Yanuar Yudha)

About Kabar Surabaya

Check Also

suroboyo-bus-bayar-pakai-sampah

Risma Mulai Melatih Warga Surabaya Untuk Beralih Ke Transportasi Umum

Risma Mulai Melatih Warga Surabaya Untuk Beralih Ke Transportasi Umum Kabar Surabaya – Saat ini …