Home / Kabar Surabaya / Surabaya, Peringatan Hari Sampah Nasional

Surabaya, Peringatan Hari Sampah Nasional

hari-sampah-nasionalSurabaya, Peringatan Hari Sampah Nasional

Kabar SurabayaSurabaya, Peringatan Hari Sampah Nasional – Hari Sampah Nasional yang diperingati Minggu, 21 Februari 2016 kemarin, berlangsung cukup meriah dan dihadiri ribuan orang. Peringatan ini dipusatkan di Taman Bungkul bersamaan dengan kegiatan rutin Car Free Day dan dihadiri Walikota Surabaya Tri Rismaharini. Peringatan Hari Sampah Nasional ini juga diperingati di kota lain di seluruh Indonesia.

Baca : Sepatu Bu Risma, Made In Eks Lokalisasi Dolly

Berbagai macam spanduk dan ajakan terpasang di sepanjang lokasi acara, untuk mengajak masyarakat mengurangi konsumsi sampah plastik. Demikian pula ajakan bagi masyarakat agar membawa kantong belanja sendiri sebagai salah satu cara mengurangi limbah plastik. Sejumlah komunitas juga unjuk karya pengolahan limbah plastik yang justru bisa menambah penghasilan mereka. Sejumlah aktivis dari Sekolah dan Perguruan Tinggi juga ikut meramaikan acara sambil membawa spanduk dan deklarasi Surabaya Bebas Sampah.

Dalam acara tersebut, Komunitas Nol sampah membagikan 1500 tas kain kepada pengunjung Car Free Day. Hal ini  sebagai simbol mendukung gerakan perlawanan terhadap limbah plastik.

Bersamaan dengan peringatan Hari Sampah Nasional, dicanangkan pula gerakan tas kresek tak lagi gratis. Sehingga bagi setiap pemakaian tas kresek, dikenakan biaya 200 rupiah per tas kresek. Dana yang terkumpul, nantinya akan digunakan sebagai dana CSR pengelolaan Lingkungan Hidup. Gerakan ini memang masih merupakan uji coba selama 6 bulan yang diterapkan di 22 kota di Indonesia untuk pembelanjaan di toko retail modern.

Baca : Sapawarga, Sarana Langsung Interaksi Warga Ke Pemkot Surabaya

Menurut Kepala DKP Kota Surabaya, Chalid Buhari, sampah plastik yang masuk ke TPA Benowo setiap harinya sebesar 400 ton. Angka yang sangat besar, mengingat plastik merupakan limbah yang sulit diurai oleh alam. Gerakan pengolahan limbah plastik sendiri sudah dilakukan oleh sejumlah komunitas. Saat ini juga rutin diadakan lomba Green and Clean di wilayah kota Surabaya.

Walaupun kesadaran warga akan bahaya limbah plastik ini sudah cukup besar, akan tetapi membawa tas belanja sendiri memang perlu dijadikan kebiasaan bagi warga Surabaya. (Yanuar Yudha)

About Kabar Surabaya

Check Also

aplikasi-go-parkir-surabaya

Aplikasi Go Parkir, Solusi Mencari Slot Parkir Dari Rumah

Aplikasi Go Parkir, Solusi Mencari Slot Parkir Dari Rumah Kabar Surabaya – Seiring dengan bertambahnya …